All · Forestry · Landscape · Others Knowledge

Pemodelan Dinamika Sistem Untuk Pengelolaan Hutan Di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo

Pemodelan Dinamika Sistem Untuk Pengelolaan Hutan
Di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo

Nur Indah Ristiana1, Budi Kuncahyo2

1Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
2 Dosen Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor
Kampus IPB Dramaga, PO Box 168, Bogor 16680, Indonesia

 

Abstrak

 

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang  memiliki luas kawasan hutan  sebesar ±62% dari luas daratannya. Hal tersebut menjadikan kawasan hutan sebagai modal utama yang digunakan untuk pembangunan. Kondisi hutan yang relatif kompak terlihat pada Kabupaten Pohuwato. Dari segi fungsi kawasan yang berbeda, bentang hutan ini  dirasa penting menjadi perhatian dalam pengelolaan yang saling terintegrasi satu sama lain sehingga diperlukan pengelolaan hutan dan lahan berbasis pendekatan lanskap. Sistem dinamis merupakan upaya untuk memahami kompleksitas sistem sosial, ekonomi serta ekosistem hutan dan lahan. Penelitian ini memodelkan dinamika hutan dan lahan dengan beberapa skenario untuk pengelolaan hutan dan lahan menggunakan pendekatan lanskap. Model sistem ini dibuat dengan software Stella 9.2 untuk pengelolaan yang berkelanjutan. Skenario terbaik yakni Pengelolaan hutan melalui Kegiatan Rehabilitasi Lahan, Kegiatan Pendampingan dan Persen Pembelajaran denga menerapkan Program Keluarga Berencana. Skenario ini kemudian akan dipilih sebagai alternatif pengelolaan hutan dan lahan yang kemudian dapat direkomendasikan kepada pemangku kawasan.

Kata Kunci: Model dinamika sistem, pendekatan lanskap, pengeloaan hutan, pengelolaan lahan

 

[1] Mahasiswa Pascasarjana pada Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

[2] Dosen pada Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

 

 

Selengkapnya dapat diunduh di : Nur Indah Ristiana_E151160171_Pilot project pemodelan

All · Forestry · Landscape · Others Knowledge

Model Dinamika Pertambangan Illegal di Taman Nasional Lore Lindu

Model Dinamika Pertambangan Illegal di Taman Nasional Lore Lindu

 

 

Nur Rizky Amelia, Budi Kuncahyo

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan

Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Jl. Dramaga, Bogor 16680, Indonesia

Korespondensi Pengarang : nurrizkyamelia9@gmail.com, telp +628114538881

 

Abstrak

Pertambangan illegal di Taman Nasional Lore Lindu merupakan masalah common property yang open acses yaitu sumberdaya yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang. Namun penambangan emas yang dilakukan di Dongi-dongi ini kemudian menjadi kontroversi antara pemerintah dan penambang. Pemerintah mengklaim bahwa sepanjang tambang dongi – dongi merupakan daerah konservasi maka artinya tidak diperbolehkan adanya kegiatan tambang sedangkan masyarakat Dongi-dongi megklaim bahwa daerah yang dilakukan kegiatan pertambangan tersebut merupakan daerah enclave yang hak sepenuhnya atas kawasan telah diberikan kepada mereka. Kontroversi batas ini menyebabkan pemberhentian paksa kegiatan tambang dan pengusiran penambang oleh pemerintah yang kemudian menjadi konflik yang harus diselesaikan secara hukum. Model dinamika pertambangan illegal dibangun dengan menggunakan software Stella 9.0.2 memperlihatkan resiko yang terjadi akibat pertambangan illegal yang dilakukn di TNLL. Pertambangan illegal pada TNLL akan terus terjadi apabila pendapatan penduduk tidak lebih besar dari PDRB maka kemungkinan penduduk merambah hutan akan lebih besar. Menetapkan kebijakan melalui peraturan yang melegalkan pertambangan di hutan , luas hutan akan terus berkurang. Namun dengan luas hutan yang berkurang ini kegiatan pertambangan di hutan akan tetap menurun karena material emas yang terkandung di lokasi tersebut akan habis.

Untuk lebih lengkapnya dapat diunduh di : nurrizkyamelia_e151160031_laporanpemodelan

All · Forestry · Landscape · Others Knowledge

Model Penduga Kerugian Akibat Kecelakaan Kerja dalam Operasi Pemanenan Kayu

MODEL PENDUGA KERUGIAN AKIBAT KECELAKAAN KERJA DALAM OPERASI
PEMANENAN HASIL KAYU


Ika Lestari Hutasuhut
E151160111

Departemen Ilmu Pengelolaan Hutan, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor
Jalan Lingkar Kamous Akademi, Kampus IPB Dramaga, PO BOX 168, Bogor 16680, Indonesia

 


Abstrak
Pemanenan hutan merupakan salah kegiatan pengelolaan hutan di Indonesia yang direncanakan sebaik mungkin berlandaskan pada aspek ekonomi, teknis, ekologi, sosial dan budaya. Perencanaan tersebut dirancang sedemikian rupa agar pelaksanaannya memberikan dampak yang baik bagi lingkungan serta memperoleh keuntungan ekonomi yang maksimal. Namun demikian, sering ditemui kejanggalan di dalam pengelolaan hutan. Dalam praktek pengelolaan hutan khusunya kegiatan pemanenan hutan, seringkali pengelola melupakan peran pekerja dalam kegiatan tersebut. Padahal, pekerja (manusia) berperan sebagai eksekutor dalam kegiatan pemanenan hutan dan memerlukan kompetensi dibidangnya. Sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 seorang pekerja harus memiliki sertifikasi kompetensi sebagai bukti yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu. Kompetensi yang wajib dimiliki seorang pekerja kehutanan khususnya dalam kegiatan pemanenan hutan adalah kompetensi dalam penebangan dan perlindungan K3. Pekerja kehutanan di Indonesia sebagian besar tidak memiliki kompetensi dibidangnya. Berdasarkan studi kasus, pekerja kehutanan di Perhutani kompetensi kerjanya diperoleh dari pengalaman kerja. Perusahaan dengan pekerja tanpa kompetensi tidak menjamin terselenggaranya pengelolaan hutan yang lestari. Selain itu, tanpa adanya kompetensi yang dimiliki pekerja bisa saja memberikan kerugian bagi perusahaan berupa dana tambahan yang dikeluarkan untuk membayar kerugian akibat kecelakaan kerja.

 

Untuk selengkapnya dapat diunduh di : Project Pemodelan Sumber Daya Hutan_Ika Lestari Hutasuhut_E151160111

All · Forestry · Landscape · Others Knowledge

Pemodelan Sistem Dinamik Pengelolaan Populasi Rusa Totol Di Kebun Istana Bogor

Pemodelan Sistem Dinamik Pengelolaan Populasi Rusa Totol

Di Kebun Istana Bogor

 

Witno*   E151160091 Budi Kuncahyo*

 

Departemen Ilmu Pengelolaan Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor

Jalan Lingkar Akademik, Kampus IPB Dramaga, PO Box 168, Bogor 16680, Indonesia

 

Abstrak

Populasi rusa totol yang ada di Kebun Istana Bogor memiliki tingkat populasi yang tinggi. Jumlah populasi pada tahun 2014 sebanyak 949 ekor dengan ketersediaan lahan hanya 24 hektar. Kondisi tersebut tidak sejalan dengan ketersediaan pakan serta habitat yang ideal untuk populasi rusa totol yang semakin banyak. Hal ini menjadi suatu indikasi masalah terhadap sistem yang terbangun pada populasi Rusa totol di Kebun Istana Bogor. Hubungan ekosistem yang kurang kompleks, menyebabkan kebutuhan pakan serta habitat Rusa totol perlu untuk dilakukan kajian lebih mendalam. Sehingga pada praktikum ini topik permasalahan yang dibahas adalah jumlah populasi rusa totol yang tidak seimbang dengan ketersediaan pakan serta habitat yang tidak ideal menyebabkan populasi rusa totol menjadi tidak stabil. Manfaat praktikum ini adalah memberikan informasi tentang model system yang baik untuk mengatur pengelolaan populasi rusa totol berdasarkan jumlah ketersediaan pakan agar menciptakan kebutuhan yang ideal terhadap populasi rusa totol. Metode yang digunakan dalam praktikum ini adalah model sistem dinamik dengan tingkat ketelitian menggunakan analisis sensitivitas. Analisis sensitivitas digunakan dengan tujuan memperoleh hasil yang baik dengan memberikan pilihan rentang tahun yang dibutuhkan untuk mencapai steady state. Hasil yang diperoleh dari praktikum ini adalah pengelolaan rusa totol di kebun istana Bogor akan mencapai steady state pada tahun 2060 dengan jumlah populasi sebanyak 31 ekor pada lahan 24 hektar dengan ketersedian pakan 19 kg perhari.

Correspondence author, email:witno_valovho@ymail.com

 

Untuk lebih lengkap bisa diunduh di : Witno_E151160091_Tugas_Pemodelan

All · Forestry · Landscape · Others Knowledge

Model Dinamika Perubahan Tutupan Hutan pada Kawasan Hutan Lindung Pelawan di Kabupaten Bangka Tengah

Model Dinamika Perubahan Tutupan Hutan pada

Kawasan Hutan Lindung Pelawan di Kabupaten Bangka Tengah

 

Oktedy Andryansah[1], Budi Kuncahyo[2]

Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan, Departemen Manajemen Hutan,

Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor

Kampus IPB Dramaga, PO Box 168, Bogor 16680, Indonesia

 

Abstrak

[1] Mahasiswa Pascasarjana pada Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

[2] Dosen pada Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

 

Kawasan hutan lindung pantai Pelawan merupakan kawasan hutan lindung dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi. Oleh karena itu, kawasan hutan lindung pantai menjadi rentan terhadap terjadinya degradasi dan deforestasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model dinamika perubahan tutupan lahan dalam hubungannya dengan keberadaan aktivitas pengelolaan hutan lindung tesebut. Model dinamika perubahan tutupan hutan yang dibangun dengan menggunakan software Stella 9.0.2 memperlihatkan resiko degradasi dan deforestasi hutan yang semakin meningkat dengan tidak adanya aktivitas pengelolaan hutan itu sendiri. Pengelolaan hutan yang disimulasikan adalah berupa kegiatan perlindungan hutan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi hutan. Simulasi dengan model dinamika tutupan hutan terhadap skenario pengelolaan hutan yang dilakukan secara parsial tetap akan menurunkan tutupan hutan pada tahun 2034, meskipun masing-masing kegiatan tersebut memiliki dampak penurunan tutupan hutan yang relatif berbeda. Peningkatan luas tutupan hutan pada tahun 2034 hanya akan terjadi bila kegiatan-kegiatan pengelolaan hutan tersebut dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi. Dengan demikian, salah satu upaya untuk meredam laju deforestasi dan degradasi adalah integrasi seluruh kegiatan pengelolaan hutan. Adanya pengelolaan hutan yang optimal akan mampu meminimalkan bahkan menghentikan laju degradasi dan deforestasi di dalam kawasan hutan lindung Pelawan.

Kata kunci: degradasi, degradasi, model dinamik, tutupan hutan, aksesibilitas, pengelolaan

 

 

Selengkpnya dapat diunduh di : Oktedy_Andryansah_E151160021_tugas_pemodelan

 

All · My Self Stories

Menyublim Ke Udara

Hampir pukul 12, sebulan menjelang 28. Langit dan Laut Banda Neira tak berhenti melantun, berulang dan terus berulang. Laptop ku buka, niat merangkai dan mencurahkan masa depan pada karya yang mereka sebut proposal penelitian. Tapi apa daya tak ada satupun kata yang menyangkut di kepala. Laju otakku masih memikirkan sebuah kalimat yang kubaca senja tadi.… Continue reading Menyublim Ke Udara

All · Wanderlust Diary

Berburu Monster Saku di Marisa


Waktu di Ibukota, ga pernah tuh mau diajak main Pokemon Go. Diajakin kaya apa juga tetep gamau entah karena apa sih.

Tibalah di kota
Marisa, yang dimana hiburan di kota ini cukup minim. Lagi break ngerjain peer eh diajak hunting di hari sabtu sore. Fix gue mau diracunin wabah Pokemon Go nih. Tapi terlintas, ah gpp nyobain dulu deh itung2 refreshing.

Dan tau hikmahnya : 

Jalan kaki kelilingin Jalan Trans di Marisa yang dimana terakhir kali jalan kaki cukup jauh di Marisa itu dua taun lalu. (which is selalu gunain bentor atau motor kantor selama di Marisa).

Yang lebih takjub lagi, kami solat magrib plus isya di Masjid yang lumayan besar di Marisa, dapet jamaahan. Yang dimana kalo solat di Masjid ya kalo lagi dalam perjalanan tugas ato ya paling kalo bulan puasa aja pas teraweh. Haha. (Ketauan deh)

Kecuali si Bang Panji yah yang kalo tiap Jumatan pasti ke masjid. 

Alhamdulillah yah. 🙏🏻

Sehat dapet, ibadah dapet, refresh banget.